Rabbit and Bear

Posted by Odilio arys hafidh aziz On Selasa, 30 Oktober 2012 0 komentar


Rabbit and Bear
Once upon a time , there lived as neighbours  , a bear and a rabbit . The rabbit is a good shot .In contrary  ,the bear is always  clumsy  ad could not use the arrow to good advantage .
One day , the bear called over the rabbit  and asked the rabbit to take his bow and arrows and came with bear to the other side of the hill . The rabbit  was fearing to arouse the bear’s anger so he could not refuse it . He  consented and went  with  the bear and shot enough  buffalo to satisfy the hungry family . Indeed he shot and killed so many that there  was lots of meat left after the bear and his family  had loaded themselves and packed all they could carry home .
The bear was very gluttonous and did not want the rabbit to get any of the meat . The rabbit could not even taste the blood from the butchering  as the bear would throw earth on the blood and dry it up . The poor rabbit  would have to go home hungry  after his hard day’s work .   
The bear was the father of five children . The youngest child was very kind to the rabbit . He was very hearty eater . The mother bear always gave him an exta large piece of meat but the youngest child did not eat it . He would  take it outside with him and pretended to play ball with the meat . He kicked toward the rabbit’s house and when he got close to the door he would give the meat with such a great kick . The  meat would fly into the rabbit’s house . In this way , the poor rabbit would  get  his meal unknown to the papa bear .
















Kelinci dan Beruang


 Pada suatu waktu; sekali peristiwa, [di/ke] sana [hidup/tinggal] [ketika;seperti] tetangga, seekor beruang dan seekor kelinci. Kelinci adalah suatu [yang] ditembak baik . Di (dalam) kontroversi, beruang selalu iklan kaku tidak bisa menggunakan panah untuk keuntungan  baik .
Suatu hari, beruang [memanggil/hubungi] (di) atas kelinci dan [minta;tanya] kelinci untuk mengambil panah dan haluan/busur nya dan datang dengan beruang kepada sisi [menyangkut] bukit lain . Kelinci *apakah sedang menakutkan untuk membangunkan kemarahan beruang maka ia tidak bisa menolak itu. Ia menyetujui dan pergi dengan beruang dan menembak kerbau liar cukup untuk mencukupi keluarga yang lapar [itu]. Tentu saja ia menembak dan membunuh sangat banyak bahwa ada kelompok daging meninggalkan setelah beruang dan keluarga nya yang yang telah memuat diri mereka dan mengemasi/memenuhi semua mereka bisa yang dibawa pulang.
Suatu hari, beruang [memanggil/hubungi] (di) atas kelinci dan [minta;tanya] kelinci untuk mengambil panah dan haluan/busur nya dan datang dengan beruang kepada sisi [menyangkut] bukit lain . Kelinci *apakah sedang menakutkan untuk membangunkan kemarahan beruang maka ia tidak bisa menolak itu. Ia menyetujui dan pergi dengan beruang dan menembak kerbau liar cukup untuk mencukupi keluarga yang lapar [itu]. Tentu saja ia menembak dan membunuh sangat banyak bahwa ada kelompok daging meninggalkan setelah beruang dan keluarga nya yang yang telah memuat diri mereka dan mengemasi/memenuhi semua mereka bisa yang dibawa pulang.
Beruang adalah ayah  lima anak-anak. anak Yang termuda adalah [yang] sangat ramah tamah kelinci [itu]. Ia adalah pemakan [yang] sangat besar. Ibu membawa selalu memberi dia suatu exta potongan daging [yang] besar tetapi anak yang termuda tidak makan itu. Ia akan mengambil ia/nya (di) luar dengan dia dan dinyatakan bekerja sama daging [itu]. Ia menendang ke arah rumah kelinci dan ketika ia mendapat dekat dengan pintu [yang] ia akan memberi daging dengan tendangan besar seperti itu. Daging akan terbang ke dalam rumah kelinci [itu]. Dengan cara ini, kelinci yang lemah/miskin akan mendapat/kan makanan nya tidak mengenal beruang ayah
comments powered by Disqus